Anggota Komisi I DPRD Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah
MUARA TEWEH, inikalteng.com – DPRD Barito Utara mengingatkan agar pelaksanaan rehabilitasi RSUD Muara Teweh dilakukan dengan perencanaan dan manajemen yang matang, sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Anggota DPRD Barito Utara, Jamilah, menegaskan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Namun, ia menekankan bahwa proses pembangunan tidak boleh berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pasien yang sedang menjalani perawatan.
“Rehabilitasi ini sangat kita dukung karena menyangkut peningkatan layanan kesehatan. Tapi jangan sampai proses pengerjaan justru mengganggu pasien,” ujarnya di Muara Teweh, Kamis (23/4/2026).
Ia menilai, perbaikan infrastruktur rumah sakit memang menjadi kebutuhan mendesak, tetapi harus disertai pengaturan teknis yang jelas, termasuk penyediaan ruang layanan sementara selama proses rehabilitasi berlangsung.
Selain aspek fisik, Jamilah juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan seiring dengan perbaikan fasilitas yang dilakukan.
“Fasilitas boleh ditingkatkan, tapi pelayanan juga harus ikut berubah. Tenaga medis harus semakin profesional, ramah, dan cepat merespons kebutuhan pasien,” tegasnya.
Ia juga meminta adanya koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, Dinas PUPR, dan pihak manajemen rumah sakit agar pelaksanaan rehabilitasi dapat berjalan sesuai target tanpa mengganggu pelayanan publik.
DPRD Barito Utara, lanjutnya, akan turut mengawasi jalannya proyek tersebut agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan perencanaan yang baik dan pengawasan yang ketat, rehabilitasi RSUD Muara Teweh diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh di Barito Utara.
Editor : Frans Dodie