Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, membagikan sembako kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Bundaran Besar Palangka Raya. Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan, pihaknya mengarahkan peringatan Hari Jadi ke-69 agar memberi dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar seremonial. Pemprov Kalteng menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya untuk membantu menekan harga kebutuhan pokok, Selasa (19/5/2026).
Agustiar meminta seluruh rangkaian kegiatan hari jadi menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Ia menekankan pemerintah harus memperkuat kepedulian sosial dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
“Pemprov Kalteng tidak ingin Hari Jadi Bumi Tambun Bungai hanya menjadi acara seremonial, tetapi harus memperkuat kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat,” kata Agustiar.
Ia menjelaskan, pemerintah tetap memprioritaskan program yang menyentuh kebutuhan dasar warga meskipun menghadapi penyesuaian anggaran. Pemprov Kalteng kemudian menggerakkan GPM sebagai langkah konkret menjaga keterjangkauan harga pangan.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap memprioritaskan program yang langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pemprov Kalteng menggelar GPM dengan menyalurkan bahan pokok dengan harga lebih murah dari pasar kepada masyarakat. Pemerintah menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk ASN golongan I dan II serta PPPK.
Pemprov Kalteng berharap, kegiatan tersebut mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Palangka Raya dan sekitarnya.
Editor: Frans Dodie*