Wawali Palangka Raya, Achmad Zaini, usai rapat paripurna DPRD, Rabu (22/4/2026), saat di wawancarai media
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Kota Palangka Raya mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya transisi energi di daerah. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Palangka Raya di ruang rapat paripurna, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, kondisi lalu lintas di Palangka Raya yang relatif lancar dan tidak sepadat kota-kota besar di Pulau Jawa menjadi peluang tersendiri dalam pengembangan kendaraan listrik. Mobilitas masyarakat yang masih tergolong mudah dan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dinilai mendukung implementasi kendaraan berbasis listrik.
“Di Palangka Raya ini masih cukup toleran, tidak seperti kota besar yang macet dan membutuhkan waktu lama untuk mobilitas. Ini sebenarnya menjadi peluang bagi kita untuk mulai beralih ke kendaraan listrik,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui penggunaan kendaraan listrik, khususnya sepeda listrik, masih belum berkembang signifikan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan infrastruktur penunjang seperti stasiun pengisian daya yang masih minim.
“Memang saat ini belum banyak digunakan, salah satunya karena fasilitas pengisian yang masih terbatas. Selain itu, masyarakat juga masih terbiasa menggunakan kendaraan konvensional,” tambahnya.
Ke depan, Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendorong penggunaan energi terbarukan, termasuk melalui pemanfaatan kendaraan listrik. Upaya tersebut mulai dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan sejumlah instansi dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR).
Beberapa instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup telah mulai menggunakan kendaraan listrik untuk operasional, termasuk dukungan dari pihak perbankan dan PLN yang turut memanfaatkan kendaraan listrik dalam kegiatan operasional.
“Memang masih dalam skala kecil, tetapi ini adalah langkah awal. Setidaknya kita sudah mulai dan ke depan akan terus kita kembangkan,” jelasnya.
Pemko berharap langkah awal ini dapat menjadi pemicu peningkatan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi dan pelestarian lingkungan di Kota Palangka Raya.
Penulis : Wiyandri