Asisten I Setda Kotim, Waren
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Pemkab Kotim menyewa pesawat pergi-pulang (PP) untuk memberangkatkan Calon Jemaah Haji (CJH) dari Bandara H Asan Sampit ke embarkasi Banjarmasin. Tahun 2026 menjadi tahun keempat berturut-turut pemkab menjalankan kebijakan ini.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Waren, menjelaskan, pemerintah memesan pesawat Nam Air charter agar jamaah tetap nyaman, terutama karena mayoritas berusia lanjut.
“Dengan pesawat, jamaah tetap fit saat tiba di Banjarmasin sehingga bisa fokus menjalankan ibadah,” ujar Waren, Senin (6/4/2026).
Pemkab Kotim akan melepas CJH secara seremonial Kamis (30/4/2026), lalu memberangkatkan mereka Jumat (1/5/2026). Tahun ini, 171 CJH mengikuti keberangkatan, terbagi dua kloter. Pemkab memberangkatkan 167 CJH Kloter 6 menggunakan pesawat charter, sedangkan 4 CJH Kloter 19 berangkat mandiri.
Waren menegaskan, Pemkab Kotim tetap memilih pesawat PP meski anggaran naik sedikit dibanding tahun sebelumnya. “Kami menyiapkan fasilitas pesawat untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan jamaah lansia,” tambahnya. Ia menegaskan, perjalanan darat dari Sampit ke Banjarmasin yang bisa menempuh 11 jam sering melelahkan jamaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kotim, Tiariyanto, mengatakan, pemerintah menerapkan sewa pesawat PP sejak 2023. Tahun ini menjadi tahun keempat. Ia menambahkan, tambahan kuota haji Kotim berasal dari alokasi provinsi lain yang tidak terisi.
Tiariyanto memastikan seluruh persiapan selesai, termasuk pemeriksaan kesehatan, paspor, visa, dan manasik haji. Ia menegaskan, biaya keberangkatan tetap Rp57 juta per jamaah dan pemerintah menanggung jika ada kenaikan mendadak.
Editor: Frans Dodie*