Kalapas Palangka Raya bersama personel Batalyon 830/Isen Mulang dan aparat gabungan menunjukkan barang hasil razia dalam rangka HBP ke-62 di Lapas Palangka Raya, Senin (6/4/2026).
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya menggelar razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), yang dirangkaikan dengan tes urine serta pemusnahan barang hasil razia, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah tegas dan terukur dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bersih dari peredaran barang terlarang.
Razia dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh blok hunian warga binaan dengan metode pemeriksaan yang sistematis. Petugas melakukan penggeledahan kamar dan barang pribadi warga binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Palangka Raya bersinergi dengan berbagai instansi, yakni Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 830/Isen Mulang, Polresta Palangka Raya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, serta Puskesmas Tangkiling. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan kegiatan berjalan optimal sekaligus memperkuat pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nyata dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari HALINAR (handphone, pungli, dan narkoba).
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah konkret dan berkelanjutan dalam menjaga integritas serta keamanan Lapas. Sinergi dengan seluruh instansi menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung proses pembinaan yang optimal,” ujarnya.
Pihak Polresta Palangka Raya menyampaikan dukungannya terhadap langkah preventif yang dilakukan, sebagai upaya menjaga stabilitas kamtibmas dan menekan potensi peredaran narkotika di dalam Lapas. Sementara itu, BNNP Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Selain penggeledahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap petugas dan warga binaan yang telah melalui proses skrining. Pelaksanaan tes urine diawasi langsung oleh BNNP Kalimantan Tengah dan didukung tenaga medis dari Puskesmas Tangkiling.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Sebagai penutup, dilakukan pemusnahan barang hasil razia bersama unsur APH sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dalam mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas, serta mampu menunjang proses pembinaan warga binaan secara optimal dan berkelanjutan.
Penulis : Wiyandri