OJK Kalteng dan MES Kabupaten Katingan memberikan edukasi keuangan syariah kepada santri di Pondok Pesantren Nurul Abshor. Foto Istimewa
KASONGAN, TOVMEDIA.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Katingan, dan PT Bank Syariah Indonesia Palangka Raya, mengedukasi santri Pondok Pesantren Nurul Abshor tentang keuangan syariah, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini bagian dari Program Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH) dalam rangka Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. OJK dan MES menargetkan literasi dan inklusi keuangan syariah meningkat di kalangan santri, sehingga mereka bisa menjadi agen literasi keuangan di pesantren maupun masyarakat.
Petugas mengajarkan santri menabung sejak dini, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenalkan produk dan layanan keuangan syariah yang legal dan aman. Mereka juga menekankan cara mengelola keuangan secara bijak sesuai prinsip syariah.
Ketua Pondok Pesantren Nurul Abshor, Rusdianoor, memuji program ini. Ia berharap santri dapat menerapkan ilmu pengelolaan keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkan literasi keuangan di pesantren dan masyarakat sekitar.
Asisten Direktur Senior OJK kalteng, Andrianto Suhada, menegaskan, pesantren berperan strategis membentuk generasi yang berakhlak dan memahami keuangan syariah. Ia mendorong santri menjadi agen literasi keuangan syariah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Editor: Frans Dodie*