Agustiar Sabran berfoto bersama mahasiswa usai penyerahan simbolis paket sembako pada kegiatan Pasar Murah Spesial Ramadan di Halaman Istana Isen Mulang,Rabu(11/3/2026).
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Spesial Ramadan bagi mahasiswa yang digelar di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mahasiswa, terutama bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan di perantauan.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin hadir memberikan dukungan kepada mahasiswa agar tetap dapat fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani persoalan kebutuhan sehari-hari.
“Pemerintah ingin membantu mahasiswa agar tetap fokus belajar tanpa harus khawatir dengan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan bahwa pemerintah provinsi menyiapkan sebanyak 3.000 paket sembako bagi mahasiswa. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis dengan total nilai subsidi sebesar Rp134.750.
Paket sembako yang semula dapat ditebus dengan harga Rp10.000 tersebut, pada momentum kegiatan itu diinstruksikan oleh Gubernur untuk dibagikan secara gratis kepada seluruh mahasiswa yang hadir. Selain itu, para mahasiswa juga menerima tambahan bantuan uang tunai sebesar Rp100.000.
Secara simbolis, Gubernur menyerahkan paket sembako kepada sejumlah perwakilan mahasiswa serta perwakilan dari lima panti asuhan yang ada di Kota Palangka Raya.
Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah tahun 2026 mengalami penurunan menjadi sekitar Rp5,4 triliun dari sebelumnya Rp10,2 triliun, pemerintah provinsi tetap berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas melalui berbagai program, seperti beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana dan program pendidikan gratis yang terintegrasi dalam Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus berjuang meraih cita-cita serta menjauhi perilaku negatif seperti narkoba dan judi online. Ia juga mengajak mahasiswa untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Huma Betang dan Belom Bahadat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saya berpesan kepada anak-anakku sekalian agar jangan pernah menyerah dan tetap semangat meraih cita-cita. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” tegasnya.
Penulis : Wiyandri