Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo, melepas bantuan pangan di Palangka Raya, Jumat (20/2/2026). Foto Wiyandri
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo meluncurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Pengiriman bantuan pangan bagi warga penerima manfaat merangkai acara tersebut, Jumat (20/2/2026). Mereka memanfaatkan momentum genap setahun kepemimpinan untuk memperkuat komitmen pelayanan sosial yang terintegrasi dan tepat sasaran.
“Program ini kita laksanakan berdasarkan data resmi pemerintah agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegas Agustiar.
Agustiar menegaskan, pemerintah merancang KHBS sebagai program nyata, bukan simbolis. Ia mengarahkan jajarannya menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan utama. Pemerintah kemudian memverifikasi data tersebut sesuai kondisi riil di lapangan.
Selanjutnya, pemerintah menetapkan penerima melalui surat keputusan resmi berbasis kartu keluarga. Pemerintah menerapkan skema satu keluarga satu kartu. Dengan langkah itu, pemerintah memastikan bantuan tepat sasaran.
Pada saat yang sama, pemerintah melepas distribusi bantuan pangan ke berbagai kabupaten dan kota di Kalteng. Bantuan itu melengkapi program KHBS selain bantuan tunai, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Namun, pemerintah tidak mengakui kartu lama yang beredar saat masa kampanye. Pemerintah hanya memproses kartu resmi yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan bersumber dari APBD.
Pemerintah melengkapi kartu KHBS dengan nomor identitas, chip, dan hologram pengaman. Petugas mengoperasikan transaksi melalui mesin EDC yang menampilkan identitas penerima dan jenis bantuan. Dengan sistem tersebut, pemerintah menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan.
Melalui program ini, Agustiar–Edy bersama Forkopimda memperkuat pelayanan publik. Mereka menargetkan bantuan sosial menjangkau masyarakat secara adil, cepat, dan berkelanjutan di seluruh Kalimantan Tengah.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie