Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko membuka Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jumat (13/2/2026). Foto Wiyandri.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemprov Kalteng menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional. Kegiatan tersebut untuk menjaga pasokan dan menekan harga pangan menjelang Ramadan, Idulfitri, Tahun Baru Imlek, dan Hari Raya Nyepi 2026. Dinas Ketahanan Pangan Kalteng memusatkan kegiatan ini di halaman kantornya di Palangka Raya, Jumat (13/2/2026).
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Ketahanan pangan merupakan fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan. Karena itu, kita harus memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, pelaku usaha pangan, akademisi, dan masyarakat. Ini demi meningkatkan produktivitas serta memastikan akses pangan yang adil dan terjangkau,” tegasnya.
Pemprov Kalteng menggelar GPM di tingkat provinsi dan delapan kabupaten/kota. Selanjutnya, pemerintah kabupaten dan kota lain akan melaksanakan kegiatan serupa pada Februari hingga Maret 2026. Melalui langkah ini, pemerintah daerah mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga.
Dinas Ketahanan Pangan Kalteng menggandeng Perum Bulog, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, petani, kelompok tani, serta pelaku usaha pangan. Mereka menyediakan beras, gula, minyak goreng, dan komoditas lain dengan harga di bawah pasar. Dengan cara itu, pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Selain menjual pangan murah, panitia juga mengawasi distribusi agar tepat sasaran. Pemerintah berharap program ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi masyarakat serta perekonomian daerah.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie