Staf Ahli Gubernur Kalteng, Deputi Kepala OJK Kalteng, dan peserta mengikuti Rapat Pleno TPAKD Tahun 2026 di Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (6/2/2026). Foto Wiyandri
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – TPAKD Wilayah Tengah Provinsi Kalteng menggelar Rapat Pleno Tahun 2026. Kegiatan tersebut untuk memperkuat koordinasi dan sinergi sektor keuangan. Forum ini menjadi langkah awal memperluas akses layanan keuangan di daerah.
“Rapat pleno ini menjadi fondasi awal untuk membangun koordinasi yang kuat sebelum masuk ke tahapan berikutnya,” kata Deputi Kepala OJK Kalteng, Andrianto Suhada.
Rapat berlangsung di Ruang Bajakan Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (6/2/2026). Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menghadiri kegiatan tersebut.
Selain itu, perwakilan OPD, pemerintah kabupaten dan kota, serta perbankan ikut terlibat. Para peserta membahas arah kebijakan dan program TPAKD sepanjang 2026.
Andrianto menjelaskan, TPAKD memiliki empat agenda utama. Agenda tersebut meliputi rapat pleno, rapat teknis, rapat koordinasi wilayah, dan rapat evaluasi.
Ia menyinggung capaian Kalteng pada 2025 yang hampir meraih kinerja terbaik TPAKD tingkat nasional. Namun, ia menilai beberapa aspek masih perlu diperkuat. Karena itu, Andrianto mendorong kolaborasi lintas sektor. Ia juga menekankan integrasi program agar dampaknya terasa langsung ke masyarakat.
Selain koordinasi, OJK mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan. OJK juga mengarahkan optimalisasi PAD melalui penguatan sektor jasa keuangan. Melalui rapat ini, TPAKD Kalteng menargetkan sinergi yang lebih solid. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie