OJK Provinsi Kalteng bersama BPS setempat menggelar rapat koordinasi dan pelatihan petugas Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 di Palangka Raya, Senin (20/1/2026) lalu. Foto Istimewa
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – OJK Provinsi Kalteng bersama BPS setempat, menggelar rapat koordinasi dan pelatihan petugas SNLIK 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Palangka Raya, Senin (20/1/2026) lalu.
Pelatihan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan ini menandai mulainya pematangan persiapan survei literasi dan inklusi keuangan di daerah. Melalui rapat tersebut, OJK dan BPS menyatukan langkah untuk memastikan pelaksanaan SNLIK 2026 berjalan sistematis dan terukur. Selain itu, kedua lembaga menargetkan survei ini menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan literasi dan inklusi keuangan.
“Rapat koordinasi ini memperkuat kesiapan teknis dan menyamakan persepsi seluruh pihak agar SNLIK 2026 menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kepala OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz.
Selanjutnya, OJK dan BPS membahas rencana kerja, metodologi survei, serta mekanisme pengumpulan data di lapangan. Keduanya juga menekankan peran strategis petugas survei dalam menjaga validitas dan konsistensi data.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Kalteng, Agnes, Widiastuti, menegaskan, SNLIK menjadi instrumen penting untuk memetakan tingkat pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Oleh karena itu, BPS mendorong seluruh BPS kabupaten dan kota untuk aktif mendukung pelaksanaan survei.
Rapat koordinasi ini melibatkan seluruh Kepala BPS kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Melalui sinergi lintas lembaga, OJK dan BPS menargetkan hasil SNLIK 2026 mampu memperkuat perencanaan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kalteng.
Editor: Frans Dodie