Bupati Kotim Halikinnor
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mengajak masyarakat merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara sederhana dan tertib. Ia meminta warga menghindari perayaan berlebihan yang dapat mengganggu keamanan dan ketenangan publik.
Ajakan tersebut menegaskan sikap pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang akhir tahun. Selain itu, Halikinnor menunjukkan empati kepada masyarakat di berbagai daerah yang terdampak bencana alam.
“Perayaan pergantian tahun diimbau tidak dilakukan secara berlebihan, termasuk konvoi kendaraan dan penggunaan kembang api,” kata Halikinnor.
Halikinnor menyampaikan imbauan itu melalui Surat Edaran Nomor 019/1960/SETDA.PRO-KP/2025 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pergantian Tahun Baru 2026. Ia meminta perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD, dan masyarakat Kotim melaksanakan ketentuan tersebut secara konsisten.
Selanjutnya, pemda setempat mengarahkan masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Warga juga dapat melaksanakan kegiatan religius, refleksi, doa bersama, serta aksi sosial dan kemanusiaan.
Selain itu, Halikinnor menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Ia mengingatkan masyarakat untuk menghormati umat Nasrani yang menjalankan ibadah Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.
“Seluruh kegiatan keagamaan diharapkan dapat berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib,” ujarnya.
Kemudian, Halikinnor juga mengingatkan warga yang bepergian ke luar daerah agar meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan. Hal ini mengingat potensi lonjakan arus lalu lintas di jalur Kalimantan Tengah–Kalimantan Selatan seiring pelaksanaan Haul Guru Sekumpul di Martapura pada 28 Desember 2025.
Ia berharap, seluruh elemen masyarakat mendukung dan menjalankan imbauan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, masyarakat dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif di wilayah Kotim.
Editor: Frans Dodie