Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan penjelasan langsung mengenai sumber dana bantuan untuk tiga provinsi di Sumatera. Foto Wiyandri
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan, Pemprov Kalteng membiayai penuh bantuan kemanusiaan untuk tiga provinsi terdampak banjir bandang di Sumatera melalui APBD 2025-2026.
Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin pertemuan di Istana Isen Mulang, Rabu (3/12/2025). Agustiar menekankan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan transparansi penggunaan anggaran.
Agustiar menyatakan, pemerintah menjalankan penyaluran bantuan secara terbuka dan terukur. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah mempercepat penyelesaian administrasi agar proses pencairan tidak tertunda. Selain itu, ia menjamin bahwa bantuan tersebut bebas dari campur tangan dana eksternal.
“Bantuan Rp3 miliar untuk Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, murni berasal dari APBD Kalimantan Tengah, bukan dari sumber lain,” ujar Agustiar.
Wakil Gubernur Edy Pratowo mendukung langkah tersebut dengan menggerakkan tim teknis agar menyelesaikan mekanisme penyaluran tepat waktu. Ia memastikan tim bekerja sesuai aturan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan dokumen agar pencairan berjalan lancar.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Herson B Aden, menjelaskan, pemprov menyalurkan bantuan melalui transfer resmi ke masing-masing provinsi. Ia memastikan pemerintah daerah hanya menyalurkan dalam bentuk uang tunai sesuai kebutuhan daerah terdampak. Ia juga terus membangun koordinasi dengan pemerintah provinsi di Sumatera.
Pemprov Kalteng menyalurkan total Rp3 miliar dan memberikan Rp1 miliar kepada setiap provinsi. Tim teknis memfinalisasi mekanisme penyaluran agar bantuan segera terkirim. Mereka juga menyiapkan laporan pascapenyaluran untuk memastikan akuntabilitas publik.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap, bantuan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir bandang. Pemerintah juga mengajak masyarakat Kalteng terus memperkuat solidaritas antarwilayah. Mereka ingin memastikan dukungan kemanusiaan tetap menjadi prioritas bersama.
Reporter: Wiyandri
Editor: Frans Dodie