Civitas akademika UPR berfoto bersama pada Puncak Dies Natalis ke-62 UPR, Kamis (27/11/2025). Foto Istimewa
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Salampak, menegaskan pentingnya peran kampus dalam mencetak agen perubahan bagi Kalimantan Tengah.
Penegasan tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam Puncak Dies Natalis ke-62 UPR, Kamis (27/11/2025). Momentum peringatan ini ia nilai sebagai titik evaluasi menuju penguatan kualitas pendidikan tinggi.
Rektor menyampaikan bahwa perjalanan panjang UPR merupakan hasil dedikasi seluruh elemen kampus. Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi menuntut institusi pendidikan adaptif dan visioner. Oleh sebab itu, menurutnya, kampus harus mampu menavigasi perubahan tanpa kehilangan jati diri.
“Mahasiswa kita adalah mahasiswa generasi Z. Kita tidak bisa lagi berbicara seperti dulu, tetapi dengan perubahan zaman ini, karakter bangsa kita harus tetap kita jaga,” ujarnya.
Rektor menilai bahwa perubahan pola pikir generasi muda membutuhkan pola komunikasi baru di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, dosen dan tenaga pendidik dituntut untuk terus memperbarui pendekatan pembelajaran. Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan secara konsisten.
Selain itu, Rektor menegaskan bahwa UPR harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyebut UPR harus hadir sebagai institusi yang mencerdaskan sekaligus memberdayakan. Hal tersebut menjadi faktor penting bagi kemajuan Kalimantan Tengah dalam jangka panjang.
Ia juga mengungkapkan bahwa Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah hanya mencapai 27,49 persen. Kondisi ini menunjukkan minimnya kesempatan anak daerah untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu, UPR diharapkan menjadi ruang yang terbuka bagi semua kalangan.
Rektor menutup sambutannya dengan harapan agar UPR terus melahirkan lulusan yang unggul, inklusif, dan berkarakter. Ia meyakini bahwa transformasi pendidikan di kampus akan berdampak langsung pada pembangunan daerah. Dengan demikian, UPR diharapkan semakin berperan sebagai pilar kemajuan Kalimantan Tengah.
Editor: Frans Dodie