Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Tonun Irawaty Panjaitan
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Virus dengue kembali menginfeksi warga Kabupaten Kapuas. Sejak Januari hingga 22 Oktober 2025, tercatat 21 kasus DBD di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Tonun Irawaty Panjaitan, mengatakan bahwa kasus DBD tersebut menyebar di beberapa kecamatan, dengan kejadian terbaru di Selat dan Kapuas Murung.
Meski jumlah kasus tahun ini relatif rendah ketimbang 2024 yang mencapai 296 kasus, pemerintah daerah tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Tonun menjelaskan, sebagian besar kasus muncul di wilayah padat penduduk dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan curah hujan tinggi pada awal hingga pertengahan tahun, turut mempercepat perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, Dinas Kesehatan gencarkan gerakan 3M Plus. Yakni, menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Selain itu, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan puskesmas melakukan fogging di wilayah yang ditemukan kasus positif.
Tonun mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, atau bintik merah di kulit.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan keberhasilan menekan DBD bergantung pada partisipasi aktif masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Dengan pencegahan konsisten dan kesadaran bersama, diharapkan kasus DBD di Kapuas terus menurun hingga akhir tahun 2025.
Editor: Frans Dodie